Showing posts with label Asia Road Race Championship 2009. Show all posts
Showing posts with label Asia Road Race Championship 2009. Show all posts

Monday, January 18, 2010

ARRC 6 - Zhuhai : Indonesia Nomer Dua Asia



ZHUHAI, CINA, 12 Desember 2009 – Semangat tinggi para pembalap Indonesia di pagelaran bergengsi Asia Road Race Championship 2009 (ARRC) seri enam (13/12) begitu tinggi. Dua tim Indonesia untuk kelas Underbone 115 cc, U Mild U Bikers Indonesia Racing Team dan Yamaha Petronas FDR Racing Team harus mengakui ketangguhan para pembalap Malaysia. Md Affendi Rosli yang berhasil keluar sebagai juara pertama Asia di gelaran bergengsi ini. Untuk klasemen tim, U Mild U Bikers Indonesia Racing Team berada di posisi kedua terbaik dengan poin 175 dan Yamaha Petronas FDR Racing Team berada pada posisi keempat dengan poin 160.

Brand Manager U Mild Ahmad Nasyiruddin yang ditemui di paddock U Mild U Bikers Indonesia Racing Team menyatakan tetap merasa puas walaupun dari hasil klasemen pembalap, poin tertingginya hanya berada di posisi kelima. “Dalam balap apapun bisa terjadi tapi saya bisa melihat perlawanan yang cukup sengit dari para pembalap tim kami. Walaupun demikian saya cukup puas dengan hasil yang diperoleh tahun 2009 ini, pada tahun 2008 posisi tertinggi berada di urutan ketujuh dan overall team tidak masuk tiga besar. Kali ini secara keseluruhan poin, tim kami berada di posisi kedua, saya berterima kasih kepada seluruh elemen pada tim kami,” tandas Nasyir. Nasyir juga menegaskan bahwa timnya akan kembali pada musim balap 2010 dengan tiga pembalapnya, Florianus Roy, Anggi Permana dan Adam Said.



Posisi para pembalap Indonesia sempat hampir turun karena beberapa insiden pada race pertama, namun akhirnya sang merah putih dikibarkan oleh Denny dari tim Yamaha Petronas FDR Racing team, pembalap Indonesia lainnya seperti Hokky Krisdianto berada pada posisi keempat diikuti oleh Anggi Permana dari U Mild U Bikers Indonesia Racing Team di posisi kelima dan rekan satu tim Anggi, Fitriansyah Kete di urutan kesepuluh. Anggi hanya bisa mencapai posisi kelima dikarenakan baut knalpotnya terlepas dan Kete mengalami jamming pada mesin. Anggi dan Kete berhasil menyumbangkan 17 poin pada race pertama. Pembalap yang dijagokan bisa mengalahkan Rosli di puncak poin klasemen, Florianus Roy terjatuh pada lap ketiga kemudian disusul oleh Sigit PD pada lap keempat. Roy dan Sigit terjatuh dikarenakan bekas ceceran oli yang licin pada trek balap. Pembalap M Raka Sebastian pun ikut terjatuh pada lap keempat, Raka tertabrak motor pembalap Malaysia, Md Iskandar Raduan.

Sementara race pertama penuh dengan pembalap yang berjatuhan, race kedua pun berlangsung lebih seru dan sengit. Hokky Krisidianto yang sejak balap pada musim pertama hingga kelima sering mengalami nasib yang kurang beruntung karena gagal mesin akhirnya bisa menikmati podium pada race kedua. Hokky berhasil duduk di posisi ketiga yang lalu diikuti oleh Florianus Roy. Pembalap yang pada hari sabtu (12/12) berhasil merebut waktu tercepat, Roy, berusaha mengejar ketinggalannya akhirnya Roy akhirnya berhasil meraih posisi keempat. Posisi ini diraih dengan susah payah mengingat silinder head motor bernomer 92 miliknya jebol. Namun kejadian ini tidak mengurangi optimisme Roy, tahun depan ia berjanji akan mengejar podium ARRC 2010 masih dibawah bendera tim U Mild U Bikers Indonesia Racing Team. “Tentunya saya tidak gembira dengan hasil dari balap pertama, namun ini bisa menjadi pelajaran dan pengalaman untuk balap saya tahun depan di ajang ini,” ujar Roy optimis.

Pada race kedua, rekan satu tim Roy, Sigit PD pun berhasil finish di posisi keenam, Rain doni posisi ketujuh, Fitriansyah Kete kesepuluh dan M Raka Sebastian pada urutan kelima belas. Anggi Permana harus berhenti pada lap kedelapan karena permasalahan dengan mesin. Semoga saja pada ARRC 2010, Indonesia bisa memperbaiki posisinya kembali menjadi yang pertama di level Asia. Sampai bertemu di tahun 2010!

ARRC 5 - Zhuhai : Florianus Roy Naik Podium di Zhuhai



ZHUHAI, CINA, 18 Oktober 2009 – Pembalap Indonesia dari tim U Mild U Bikers Indonesia Racing Florianus Roy berhasil naik podium pertama pada race pertama dan podium ketiga saat race kedua di kelas underbone 115 cc kejuaraan Asia Road Racing Championship 2009 seri kelima di Sirkuit Internasional Zhuhai, Cina (18/10). Roy yang start dari grid keempat berhasil mengalahkan lawan-lawannya dari tim negara Asia lainnya.

Sementara posisi kedua pada race pertama diraih oleh pembalap Indonesia, Denny Triyugo dari Yamaha Petronas FDR Racing Team sedangkan juara ketiga oleh pembalap Malaysia Norizman Ismail dari tim Suzuki Harian Metro SCK Racing. Di posisi keempat Md. Iskandar Raduan dari Petronas Sprinta Raceline Malaysia, kelima dan keempat diraih oleh pembalap U Mild U Bikers Indonesia Racing Team, Sigit PD dan Rain Doni. Keberuntungan belum menyapa pembalap Indonesia lainnya seperti Hokky Krisdianto, Fitriansyah Kete dan M Raka Sebastian. Hokky dan Kete mengalami gangguan mesin, sementara Raka jatuh dari motornya hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Raka terjatuh saat bersaing memperebutkan posisi kelima dengan pembalap Thailand, Prawat Yanawuth. Keduanya bersenggolan sehingga motornya terpelanting dan Raka pun terlempar dengan keras. Motor Raka yang terpelanting ikut menyeret pemimpin sementara klasemen Affendi Roosli ke gravel hingga keduanya tidak dapat melanjutkan lomba. Namun Effendi tidak mengalami luka yang berarti hingga pada saat race kedua ia berhasil menjadi juara pertama. Melihat kondisi kecelakaan Raka, Brand Manager U Mild sebagai sponsor menjelaskan bahwa kondisi Raka tidak begitu mengkhawatirkan. “Kondisi Raka baik-baik saja dan ia hanya mengalami memar di kaki kanan serta sedikit terkilir di bahu bagian belakang, cedera ini juga merupakan cedera lama ketika mengikuti Kejurnas Indoprix di Cikarang. Semoga Raka tidak patah semangat, karena masih ada seri terakhir di Cina untuk dirinya kembali berkompetisi” tegas Nasyir.

Sementara Kete yang diharapkan bisa bangkit pada seri Cina ini terpaksa harus menerima kekalahan karena kerusakan pada motornya. “Saya mengalami masalah dengan motor waktu warm up lap pagi tadi. Pompa olinya macet sehingga motor tidak maksimal. Setelah diperbaiki oleh mekanik, ternyata drat businya jebol di lap pertama sehingga saya tidak bisa melanjutkan race” ujar Kete.

Kondisi cuaca di Sirkuit Zhuhai sendiri selama balap putaran pertama dan kedua cukup bersahabat, sejuk dan tidak terlalu panas. Hal ini cukup mendukung performa para pembalap Indonesia yang bertanding penuh semangat. Sayang, di race kedua, pembalap Malaysia tampil lebih prima dan berhasil mengambil alih podium. Roy hanya bisa mempertahankan posisinya di podium ketiga. Sementara podium pertama dan kedua dikuasai pembalap Malaysia, yaitu Md. Affendi Rosli dari Suzuki Harian Metro dan Hafizh Syahrin Abdullah dari Petronas Sprinta Raceline. Posisi keempat hingga keenam diraih oleh pembalap Indonesia, Denny Triyugo, Fitriansyah Kete dan Hokky Krisdianto. Sigit PD dan Rain Doni meraih posisi kedelapan dan kesepuluh. “Saya tidak kecewa walau di race kedua posisi drop menjadi juara ketiga, ini semua saya lakukan dengan penuh perjuangan. Hasil dari kedua race hari ini benar-benar memuaskan. Saya bisa menyumbangkan poin untuk tim terutama Indonesia” tandas Roy seusai balap.

Race 1 Result
Asia Road Racing Championship 2009 Seri 5 –China
Kelas 115 CC
Posisi Pembalap Team
1. Florianus Roy U Mild U Bikers Indonesia Racing Team
2. Deny Triyugo Yamaha Petronas FDR Racing Team
3. Norizman Ismail Suzuki Harian Metro SCK
4. Md. Iskandar Raduan Petronas Sprinta Raceline
5. Sigit PD U Mild U Bikers Indonesia Racing Team

Race 2 Result
Asia Road Racing Championship 2009 Seri 5 –Cina
Kelas 115 CC
Posisi Pembalap Team
1. Md Affendi Rosli Suzuki Harian Metro SCK Racing
2. Hafizh Syahrin Petronas Sprinta Raceline
3. Florianus Roy U Mild U Bikers Indonesia Racing Team
4. Denny Triyugo Yamaha Petronas FDR Racing Team
5. Fitriansyah Kete U Mild U Bikers Indonesia Racing Team

Hasil Klasemen Sementara
Asia Road Racing Championship 2009 Seri 5 –Cina
Kelas 115 CC
Posisi Pembalap Team Poin
1. Md Afendi Rosli Suzuki Harian Metro SCK Racing 124
2. Md Iskandar Raduan Petronas Sprinta Raceline 110
3. Denny Triyugo Yamaha Petronas FDR Racing Team 103
4. Hafizh Syahrin Petronas Sprinta Raceline 100
5. Florianus Roy U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 92
6. Fitriansyah Kete U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 89
7. Hadi Wijaya U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 61
8. Sigit PD U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 61

ARRC 4 - Madras : Deny Triyugo dan Florinus Roy Naik Podium!

CHENNAI, INDIA, 6 September 2009 – Pembalap Indonesia Deny Triyugo dari Yamaha PETRONAS FDR Racing Team dan Florianus Roy dari U Mild U Bikers Indonesia Team berhasil memperoleh podium kedua dan ketiga pada race pertama di kelas underbone 115 cc kejuaraan Asia Road Racing Championship 2009 seri keempat di Madras, Chennai-India, (6/09).



Namun sayang pada race kedua, Roy terjatuh hingga harus menyelesaikan lomba di posisi ketujuh. Sementara untuk race kedua pembalap asal Malaysia menguasai podium, podium pertama diraih oleh Md Iskandar Raduan dari tim Petronas Sprinta Raceline, posisi kedua Md Afendi Rosli dari tim Suzuki Harian Metro SCK Racing dan posisi ketiga di raih rekan satu negara dan tim Afendi, Hafidz Syahrin Abdullah. Md. Iskandar Raduan yang pada saat babak kualifikasi berada di grid keempat berhasil mempertahankan posisinya dan mengambil celah hingga maju ke posisi terdepan. Sementara rekan satu timnya Md Afendi Rosli memulai balap di grid ke-15. Dewi fortuna pun belum memihak pada pembalap Yamaha Petronas FDR Racing Team, Hokky Krisdianto yang pada sesi kualifikasi kemarin berada pada pole position, harus mengalami masalah dengan mesin sehingga tidak dapat menyelesaikan lomba pada race pertama dan kedua.



Pembalap dari Tim U Mild U Bikers Indonesia Racing Team Fitriansyah Kete yang pada seri ketiga memimpin perolehan klasemen sementara di kelas underbone 115 cc harus berpuas diri pada posisi ketigabelas pada race pertama dan posisi keempat pada race kedua. Kete pada race pertama mengalami permasalahan mesin pada CDI. Sedangkan saat race kedua Kete juga kehilangan waktu karena operan transmisi lepas dan harus kembali ke paddock. Padahal saat start awal ketiga pembalap U Mild U Bikers, Roy, Anggi dan Kete sempat mampu maju kedepan.



Menanggapi kemenangan pembalapnya pada race pertama, Brand Manager U Mild Ahmad Nasyiruddin mengatakan,” Hasil di race 1 sebenarnya tidak terlalu buruk. Hal ini terlihat dari prestasi Roy yang mampu naik podium. Namun harus diakui hasil ini terutama di race 2 kurang menggembirakan. Saya harapkan akan ada evaluasi menyeluruh agar di seri berikutnya team Umild U Bikers Indonesia Racing Team bisa tampil lebih baik”.

Pembalap asal Tasikmalaya, Anggi Permana dari U Mild U Bikers Indonesia Racing Team yang menyelesaikan lomba di posisi ketujuh pada balap sesi pertama juga harus mengalah pada sesi kedua karena mengalami trouble pada mesin. Anggi yang tadinya bergerilya bersama M Raka Sebastian dan Fl. Roy di balap kedua kemudian harus berjuang sendiri karena Roy dan Raka terjatuh dan kemudian Anggi mengalami masalah dengan mesin. “Pada race pertama kita sangat memegang kendali karena motor Roy dan Anggi mampu bersaing di depan tapi kemudian saat tinggal 2 lap lagi Anggi keluar dari raceline oleh tim Thailand. Walaupun demikian Anggi tetap bisa melanjut balapan dan berhasil finih ketujuh”, terang Dendy Anugrah dari tim U Mild U Bikers Indonesia Racing Team.

“Saya dan teman-teman tentunya merasa tidak puas dengan hasil balap kedua, tapi kesempatan untuk mengejar ketinggalan masih ada. Kami masih optimis bisa kembali berada di podium pada musim balap berikutnya di Cina nanti. Untuk sekarang, semua kekurangan di Madras bisa jadi bahan pembelajaran pada balap berikutnya” Ujar Roy sesuai balap.

Race 1 Result
Asia Road Racing Championship 2009 Seri 4 –India
Kelas 115 CC
Posisi Pembalap Team
1. Md Afendi Rosli Suzuki Harian Metro SCK Racing
2. Deny Triyugo Yamaha Petronas FDR Racing Team
3. Florianus Roy U Mild U Bikers Indonesia Racing Team

Race 2 Result
Asia Road Racing Championship 2009 Seri 4 –India
Kelas 115 CC
Posisi Pembalap Team
1. Md Iskandar Raduan Petronas Sprinta Raceline
2. Md Afendi Rosli Suzuki Harian Metro SCK Racing
3. Hafizh Syahrin Petronas Sprinta Raceline
4. Fitriansyah Kete U Mild U Bikers Indonesia Racing Team

Hasil Klasemen Sementara
Asia Road Racing Championship 2009 Seri 4 –India
Kelas 115 CC
Posisi Pembalap Team Poin
1. Md Afendi Rosli Suzuki Harian Metro SCK Racing 99
2. Md Iskandar Raduan Petronas Sprinta Raceline 88
3. Fitriansyah Kete U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 78
9. Fl. Roy U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 51
11 Sigit PD U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 43
12. Anggi Permana U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 34
21. Rain Doni U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 18
28. M Raka Sebastian U Mild U Bikers Indonesia Racing Team 10

ARRC 3 - Indonesia : Fitriansyah Kete Pimpin Klasemen



SENTUL, BOGOR, 28 Juni 2009 – Pembalap dari Tim U Mild U Bikers Indonesia Racing Team Fitriansyah Kete memimpin perolehan klasemen sementara di kelas underbone 115 cc kejuaraan Asia Road Racing Championsip 2009 seri ketiga di Sentul Bogor, (28/06). Usai memenangkan juara ketiga pada race kedua di kelas underbone 115 cc, pembalap asal Samarinda, Kaltim ini mengantongi poin 62 dan naik dari posisi sebelumnya di urutan keempat menjadi pertama. Poin Kete beda tipis dengan Hadi Wijaya dari Kawasaki ELF IRC NHK Rextor M-Tech ditempat kedua dengan poin 61. Pembalap Malaysia menyusul di urutan berikutnya, yaitu Affendi Rosli dari Suzuki Harian Metro SKC Racing di tempat ketiga dengan poin 54, Md Iskandar Raduan (Petronas Sprinta Raceline) di urutan keempat dengan poin 52, dan Hafizh Syahrin Abdullah (Petronas Sprinta Raceline) pada posisi kelima dengan mengantongi poin 51.



Sementara di kelas Supersport 600 cc, puncak klasemen masih didominasi Thailand dan Malaysia. Chalermpol Polamai dari Petronas Sprinta Yamaha Thailand di urutan pertama dengan poin 120, diikuti rekan setimnya Decha Kraisat dengan poin 118 dan Md Zamri Baba dari Petronas Sprinta Yamaha Malaysia dengan perolehan poin yang cukup jauh yaitu 80.

Brand Manager U Mild Ahmad Nasyiruddin saat press conference di media center tim U Mild menyatakan puas dengan hasil yang dicapai tim U Mild U Bikers Racing Team melalui prestasi yang ditorehkan Kete. “Kete di seri sebelumnya hanya di peringkat keempat klasemen, ini peningkatan yang luar biasa. Kita berharap Kete bisa terus bertahan sehingga kita bisa membuktikan bahwa pembalap Indonesia masih menjadi jawara underbone,” kata Nasyir. Dia berharap kesempatan penjenjangan karir pembalap ke level Asia yang diberikan oleh U Mild bisa dipertahankan pada seri berikutnya. “Ini bukti bahwa penjenjangan yang kita berikan tidak sia sia dan bisa memunculkan local hero baru di ajang balap Asia,” tegasnya.

Para pembalap Indonesia memang menguasai kelas underbone 115 cc sejak race pertama. Begitu bendera start dikibarkan, para pembalap tanah air langsung melesat diantara para pembalap Malaysia dan Thailand. Fitriansyah Kete ketat mengawal dan bersalipan diantara deretan 39 pembalap. Saat race pertama, di lap terakhir Kete sudah berada di posisi aman ketiga. Sayangnya Kete beradu motor dengan Rafid Topan Sucipto dari tim privateer, Hokky Krisdianto dan Ahmad Kohar Muzakir dari tim Suzuki Top 1 BRT SHC FDR Chia Felix. Akhirnya Kete harus puas finish di posisi ke-12. Hokky juga kembali keatas motor dan menyelesaikan lomba pada posisi ke-13 dan Kohar finish kesembilan. “Memang pada detik-detik terakhir lap penghabisan saya dikepung oleh banyak pembalap lain, trek di tikungan S kecil yang licin kemudian membuat Topan tergelincir lalu saya pun juga ikut terjatuh. Secepat mungkin saya berusaha kembali ke motor dan menyelesaikan balap diurutan dua belas,” jelas Kete.



Saat race kedua, Kete bermain lebih hati hati dan bisa menyodok barisan depan sehingga finish ketiga dengan catatan waktu 20:16:382. Juara satu dan dua direbut oleh dua pembalap wild card, Rafid Topan Sucipto dari tim privateer dengan total waktu 20:16:322 dan Owie Nurhuda (suzuki Top 1 BRT SHC FDR Chia Felix) perolehan total waktu 20:16:333. “Di race kedua saya berusaha kembali mengejar ketinggalan saya dan sempat memimpin beberapa kali namun Topan dan Owie sangat ketat menempel sehingga saya finish di posisi ketiga. Balap hari ini sungguh seru dan cukup menguji mental dan ketangkasan,” ujar pembalap kebanggaan Samarinda ini. Senada dengan Kete, Topan juga mengatakan persaingan sangat ketat antar pembalap Indonesia sendiri, sementara pembalap Malaysia dan Thailand tertinggal jauh. ”Ini merupakan ajang pembuktian bahwa Indonesia mampu bersaing dengan para pembalap Malaysia dan Thailand!” ujar Rafid Topan disambut oleh tepukan tangan para wartawan.

Sebelumnya di race pertama, podium juga dikuasai pembalap tanah air. Hadi Wijaya dari Kawasaki ELF IRC NHK Rextor M-Tech berhasil merebut podium utama dengan waktu 20:12:539 disusul Rey Ratukore dari BRT Indopart KBC Federal Oil 0.135 detik kemudian. Di podium ketiga ditempati pembalap Thailand Prawat Yannawut dari Petronas Sprinta Yamaha Thailand. Tim U Mild yang menurunkan tujuh pembalap di kelas underbone, hanya berhasil menembus lima besar yang diperoleh Sigit PD yang finish keempat dengan catatan waktu 20:12:795. Namun pada balap putaran kedua Sigit harus mundur di awal lap pertama karena permasalahan mesin.



Berbeda terbalik dengan underbone, di kelas Supersport 600 cc, pembalap Thailand dan Malaysia merajai sirkuit. Indonesia hanya menduduki posisi keenam klasemen sementara yang diraih oleh Harlan Fadillah dari Petronas Sprinta Yamaha Indonesia dengan poin 57. Urutan lima besar masih dipegang oleh tim dari Thailand dan Malaysia. Pembalap Supersport andalan Indonesia, Hendriansyah dari ASH U Mild Motorsport yang tampil sebagai peserta wild card harus mengakui keunggulan pembalap negeri tetangga.Di race pertama, dewa road race ini menyelesaikan balap pada posisi kelima dan race kedua di urutan keenam. “Saya berterima kasih kepada tim U Mild ASH yang telah memberi kesempatan untuk menjajal kecepatan dengan para pembalap dari berbagai negara di Asia. Sayangnya, saya tidak bisa membalas kekalahan ini,karena hanya peserta wild card saja,” ujar Hendri.

Mengomentari kinerja pembalapnya, Manager Racing tim ASH U Mild Motorsport, Edy Saputra menegaskan hal yang sama,”Hasil hari ini sudah memenuhi target kami. Ini merupakan salah satu ajang ujicoba untuk pembalap kami Hendriansyah, Wawan Hermawan dan Dwi Satria turun bersama para pembalap tangguh Asia lainnya. Penjenjangan dan strategi sudah kami rencanakan kedepannya agar mereka bisa lebih kompetitif di kompetisi yang lebih bergengsi.”

ARRC 2 -Jepang : Persaingan Malaysia dan Indonesia Kian Sengit!

RACE 2

AUTOPOLIS, JEPANG, 24 Mei 2009 – Jam menunjukkan tepat pukul 10.30 waktu Jepang, balapan putaran kedua kelas underbone 115 cc Asia Road Racing Championship Seri 2 Jepang (24/05) dimulai. Angin bertiup kencang dengan temperatur udara yang sangat dingin seakan menantang 20 pembalap untuk menunjukkan keterampilannya menguasai motor besutannya. Para pembalap Indonesia melesat diantara para pembalap Malaysia dan Thailand. Para pendukung tim Indonesia dari U Mild U Bikers Indonesia Racing Team terperangah menyaksikan Fitriansyah Kete terjungkal pada lap kedua.



Kete yang pada balapan putaran kemarin (23/04) baru saja menikmati podium kemenangan itu tidak patah semangat, ia segera kembali pada motor underbone besutannya lalu mengejar ketinggalannya hingga lomba putaran kedua di sirkuit Autopolis berakhir. Kete pun meyelesaikan lomba pada urutan ke 10 dengan perolehan poin 6. Walaupun sempet tersungkur dan menyelesaikan lomba di urutan kesepuluh namun untuk total poin keseluruhan ia kini berada pada urutan ke-empat dengan total nilai 42 mengalahkan Hokky Krisdianto yang tadinya berada pada urutan pertama. Hokky dari Yamaha Petronas FDR Racing kini bertengger di urutan ketujuh. “Saya jatuh pada lap kedua dan sempat terpuruk di posisi 19 dari 20 pembalap, namun akhirnya saya bisa menyumbangkan nilai dan menaikkan urutan posisi total dengan finish di urutan kesepuluh”ujar Kete dengan nada kecewa.



Kekecewaan juga sedang dirasa oleh pembalap asal Yogyakarta dari U Mild U Bikers Indonesia Racing Team, Sigit PD. “Walaupun lomba kali ini saya tidak bisa naik podium, namun saya optimis saya masih akan bisa mengejar ketinggalan ini di Asia Road Racing Championship seri 4 di Sirkuit Sentul Bogor,” ujar Sigit dengan raut wajah kecewa. Sigit yang pada balap kemarin berhasil menduduki juara ketiga kini harus berpuas diri dengan urutan ke-empat. Secara total perolehan Sigit menduduki posisi kedelapan dengan total nilai 29, ia berada satu tingkat dibawah pembalap senior Hokky Krisdianto. Hokky sendiri terpaksa harus menelan pil kekecewaan, karena harus berhenti balapan pada lap ketujuh dari total sembilan lap.

Hasil balapan Asia Road Racing Championship seri 2 Autopolis, Jepang adalah sebagai berikut; juara pertama Hafiz Syahrin Abdullah (Malaysia) dari Petronas Sprinta Raceline dengan total waktu 14.13.731, juara kedua diraih oleh Mohd Affendi Rosli (Malaysia) dari Suzuki Harian Metro SCK Racing dengan catatan waktu total total 14.13.844, juara ketiga pembalap Indonesia dari U Mild U Bikers Indonesia Racing Team, Anggi Permana catatan waktu total 14.17.590.

Anggi yang memulai pertandingan pada grid kelima mengungkapkan perasaannya dalam bahasa sunda pada acara konfrensi pers, “Wah urang tasik aya anu tiasa naik podium di Jepang! Bangga euy! Ujar Anggi sambil tersenyum. Merasa sebagai anak dari kota kecil Tasikmalaya, Anggi begitu bangga bisa menyumbangkan piala kemenangan. Tidak lupa ia mengucapkan terima kasih atas kerjasama rekan-rekan satu timnya, “Saya percaya dengan kekuatan dan kebersamaan tim saat kita bertanding di sirkuit bisa sangat menentukan kemenangan tidak lupa juga para mekanik yang selalu sigap dalam mempersiapkan motor. Terima kasih semuanya!”

Pembalap Indonesia lainnya spt Denny Triyugo dari Yamaha Petronas FDR Racing menyelesaikan lomba pada urutan ke 13 dan para pembalap dari U Mild U Bikers Racing Team seperti Fl Roy urutan keenam, M Raka Sebastian urutan 12 dan Rain Doni di urutan ke 15. Yasin Tofani Sadikin selaku Brand Manager U Mild menyatakan kegembiraan,”Nampak dari hasil total keseluruhan dua putaran balap baik itu di Sepang dan Jepang, telah terjadi peningkatan performa para pembalap kita terutama pembalap U Mild U Bikers Indonesia Racing Team. Saya melihat baik itu Sigit, Anggi, Roy dan Raka mengalami peningkatan yang signifikan, sementara Kete tetap dapat mempertahankan posisinya di tempat keempat. Semoga mereka bisa berprestasi lebih baik lagi pada Asian Road Race Championship ketiga di Sentul nanti, apalagi mereka akan bermain di kandang sendiri”.

Sementara itu di kelas Supersport 600 cc, podium masih dikuasai pembalap Thailand dan Malaysia. Tiga pembalap yang saat race pertama kemarin naik podium masih mendominasi, hanya bertukar tempat saja. Decha Kraisart (24) dari Petronas Sprinta Yamaha Thailand bertukar tempat dengan pembalap dari Petronas Sprinta Yamaha Malaysia Azlah Shah Kamaruzaman (3). Decha yang di race pertama menjadi juara harus mengakui perlawanan dari Azlah yang kali ini cukup ketat. Di race kedua ini Azlah finish pertama dengan catatan waktu 24.07.982 disusul rekan setim Decha, Chalermpol Polamai (65) yang meraih waktu 24.08.174 dan Decha di tempat ketiga membubuhkan waktu 24.08.372.

Kelas Supersport yang menempuh 12 lap dengan total jarak 56,088 km ini diramaikan oleh 15 pembalap. Dua pembalap Indonesia dari tim Petronas Yamaha Sprinta Indonesia, Sudarmono (54) dan Harlan Fadillah (27) masih gagal menembus lima besar. Meski demikian posisi keduanya lebih baik dari hasil race pertama dan mencatat waktu lebih cepat. Sudarmono yang start dari posisi ketujuh, finish di urutan keenam dengan catatan waktu 24.40.393. Di race pertama Momon, panggilannya, hanya finish kedelapan dengan waktu 25.01.539. Sedangkan Harlan juga naik dari urutan kesembilan pada race pertama, menjadi posisi kedelapan di race terakhir dengan catatan waktu yang lebih baik 24.54.141.

Menurut Momon, di kelas Supersport memang masih sulit menembus lima besar yang dikuasai Thailand dan Malaysia. Selain faktor skill juga masih banyak kendala di motor team Indonesia. “Kontrol gas kurang bagus sehingga banyak spin di ban belakang. Sementara Harlan menyalahkan kaca helm bagian dalam yang masih berembun. “Mungkin juga karena dingin sehingga kurang konsentrasi, ban juga dingin sehingga masih belum bisa total,” tandasnya.

Baik Momon dah Harlan mematok podium untuk seri berikutnya di Sentul, Jawa Barat. “Sebagai tuan rumah targetnya wajib podium, karena saya sudah pernah juara di Sentul,” yakin Momon. “Harapan di Sentul bisa naik podium dengan memaksimalkan kondisi motor,” tambah Harlan. Semoga.

AARC 2 - Jepang : Podium Underbone Milik Indonesia

RACE 1



AUTOPOLIS, JEPANG, 23 Mei 2009 – Bila saat babak kualifikasi kemarin angin kencang dan suhu udara dingin membuat performa para pembalap Indonesia kurang maksimal, pada hari Sabtu (23/05) cuaca di sirkuit Autopolis saat race pertama kelas underbone 115 cc Asia Road Racing Championship Seri 2 Jepang (23/05) menjadi jauh lebih bersahabat dan menguntungkan para pembalap Indonesia.

Kondisi cuaca yang baik dan semangat menjadi juara yang tinggi membuat tiga pembalap Indonesia berhasil menguasai podium di kelas underbone 115 cc. Denny Triyugo (96) dari Yamaha Petronas FDR Racing merebut juara pertama dengan catatan waktu total 14.27.301, posisi juara kedua dan ketiga ditempati oleh pembalap dari U Mild U Bikers Indonesia Racing Team, Fitiriansyah Kete (93) dengan perolehan waktu total 14.27.350 dan pembalap asal Yogya Sigit PD (63) dengan waktu 14.27.358. Merah putih pun berkibar di sirkuit yang baru pertama kali menggelar balap untuk kelas underbone 115 cc ini. “Saya merasa sangat bangga dan senang bisa tampil maksimal, perjuangan ini cukup berat karena saya berkompetisi dengan pembalap-pembalap berpengalaman,” ujar Sigit ramah.



Brand Manager U Mild Yasin Tofani Sadikin yang menemani pembalap mengatakan meski pihaknya tidak memberlakukan team order namun semua pembalap dari tim U Mild U Bikers Indonesia memberikan dukungan dan kerjasama yang baik satu dengan lainnya. Karena itu Denny yang start dari posisi ketigabelas, Kete keenam dan Sigit PD di urutan kedelapan akhirnya berhasil merangsek kedepan melahap sirkuit sepanjang 4,574 km ini mendahului para pembalap Malaysia yang menempati pole position. “Tidak ada team order, mereka memang berasal dari tim yang berbeda namun ketika bertanding di ARRC menjadi satu di U Mild U Bikers Indonesia, karena ini merupakan penjenjangan yang diberikan U Mild kepada pembalap berprestasi di tanah air,” tegas Tofani.



Kerjasama kompak diantara para pembalap yang di Indonesia berasal dari tim yang berbeda-beda, diakui pembalap asal Yogya, Sigit PD. “Perjuangan paling berat ada pada lap kesembilan, Alhamdulilah kerjasama Kete sangat bagus, dia sangat mendukung saya untuk sampai ke podium. Semoga pada balap putaran kedua kami semua bisa tampil lebih baik,” tandas Sigit kembali.



Kete yang sejak awal sudah diramalkan akan tampil prima, menyatakan sempat tidak bisa tidur nyenyak memikirkan taktik yang akan digunakan pada hari balap. Kete juga memuji kinerja mekanik tim U Mild, hingga ia bisa tampil maksimal dengan kondisi aturan mesin yang pas walaupun tenaga motor masih dirasakan kurang besar. “Cuaca hari ini bagus, semua seperti saling mendukung, motor saya juga pas setelannya. Hari ini sungguh hari yang baik, Sigit dan saya saling berkerjasama untuk bisa sama-sama naik ke podium,” ujar pembalap asal Samarinda ini. “Terima kasih saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, U Mild sebagai sponsor, senang rasanya bisa naik ke podium di luar negeri, terlebih lagi ini adalah podium sirkuit Autopolis, Jepang,” ungkap Kete dalam acara jumpa pers usai lomba.

Sementara Hokky Krisdianto (57) rekan satu tim Denny Triyugo menyelesaikan balap pada urutan ke empat dengan perolehan poin 13. Pembalap U Mild U Bikers Indonesia Racing Team lainnya, Rain Doni (72) , M Raka Sebastian (22) , Anggi Permana (158) dan FL Roy (92) berada pada posisi yang berurutan 10,11,12 dan 13 dari total 18 pembalap dari Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Klasemen sementara dari total poin keseluruhan hingga saat ini, untuk lima besar Hokky Krisdianto masih di tempat teratas dengan poin 38, diikuti Md Iskandar Raduan dari Petronas Sprinta Raceline Malaysia dengan point sama, dan Ahmad Fazli Sham dari tim Shell Advance Yamaha Maju Racing Team meraih poin 36 di tempat ketiga. Dari tim U Mild U Bikers Indonesia posisi paling tinggi adalah Fitriansyah Kete di tempat keempat. Denny Triyugo kelima dengan poin sama 36.

Sementara itu, di kelas Supersport 600 cc, dua pembalap Indonesia dari tim Petronas Yamaha Sprinta Indonesia gagal menembus lima besar. Podium 600 cc dikuasai pembalap Thailand dan Malaysia. Di race pertama ini, Decha Kraisart (24) dari Petronas sprinta Yamaha Thailand finish pertama dengan waktu 24 menit 4,013 detik disusul 0,108 detik kemudian rekan satu timnya Chalermpol Polamai (65) yang start dari pole position. Agak jauh 10,154 detik dibelakang Polamai, urutan ketiga pembalap dari Petronas Sprinta Yamaha Malaysia Azlah Shah Kamaruzaman (3). Best Lap dipegang oleh Decha dengan waktu 1.59.538.


Sudarmono (54) dari Petronas Sprinta Yamaha Indonesia yang start di posisi ketujuh malah melorot finish kedelapan dengan mencatat waktu 25.01.539. Sedangkan rekan setimnya Harlan Fadillah (27) yang start di urutan kesembilan, hanya bisa mempertahankan posisi startnya dengan finish di urutan kesembilan (25.03.054). Momon, panggilan Sudarmono, mengatakan masih ada masalah dengan girnya yang berubah tiap tikungan sehingga dia tidak bisa maksimal menggeber motor. Kelas Supersport yang menempuh 12 lap dengan total jarak 56,088 km ini diramaikan oleh 15 pembalap.

ARRC hanya melombakan dua kelas, Underbone 115 cc dan Supersports 600 cc yang masing-masing melombakan dua race. Race kedua akan dilangsungkan pada hari Minggu (24/05). Tahun ini Indonesia lebih fokus di underbone 115 cc. Di kelas tersebut, U Mild U Bikers Indonesia Racing Team satu-satunya tim yang murni Indonesia. Satu tim lainnya, Yamaha Petronas FDR, disokong sponsor dari Malaysia. ARRC terdiri atas enam seri. Seri berikutnya dihelat di Sirkuit Sentul, Indonesia, pada 26-28 Juni, kemudian di Madras, India, pada 4-6 September, dan dua seri terakhir di Zhuhai, China.

ARRC 1 - Sepang : Pembalap Indonesia Berjatuhan

SEPANG, MALAYSIA, 12 April 2009 – Hujan deras serta angin kencang yang mengguyur sirkuit utara Sepang, Malaysia pada saat race kedua kelas underbone 115 cc Asia Road Racing Championship Seri 1 Malaysia (12/04) tak menguntungkan para pembalap Indonesia. Kondisi cuaca buruk ini membuat para pembalap Indonesia satu persatu gugur. Hadi Wijaya dari Kawasaki ELF IRC, Florianus Roy, Sigit PD, Rain Doni, Anggi Permana, dan Fitriansyah Kete dari U Mild U Bikers Racing Team jatuh karena trek licin dan akhirnya tercatat DNF (Did Not Finish). Padahal saat race pertama di pagi hari, pembalap Indonesia mendominasi podium kemenangan, dimana Hadi Wijaya finish pertama dengan catatan waktu 20.26.172, diikuti Hokky Krisdianto dari Petronas Sprinta Yamaha Indonesia (20.26.197) dan pembalap dari U Mild U Bikers Indonesia, Fitriansyah Kete di urutan ketiga.



Terdapat total 10 pembalap yang tergelincir, enam pembalap Indonesia dan empat pembalap Malaysia. Kete dan Anggi sudah jatuh lebih awal di lap kedua, Rain Doni terhempas di lap ketiga, lantas lap keempat giliran Hadi Wijaya terpelanting keluar lintasan karena trek licin. Harapan tinggal bertumpu pada Hokky Krisdianto. Hokky tidak terpancing emosi ketika mantap di posisi 3, beberapa kali dia bisa mengambil alih M Iskandar Raduan dan menjadi duel yang cukup menarik. Sayang, menginjak lap 10 Hokky juga terjatuh cukup keras.



Tumbangnya para pembalap Indonesia menguntungkan pembalap Malaysia yang mengikuti di grid belakang, sehingga pada race kedua ini pembalap Malaysia terlihat merajai posisi sepuluh besar. Ahmad Fazli Sham dari team Shell Advance Yamaha Maju Racing Team Malaysia berhasil naik podium pertama diikuti rekan senegaranya Md Iskandar Raduan dan Elly Idzliaikmal Illias pada posisi ketiga. Hokky Krisdianto dan Denny Triyugo dari Petronas Sprinta Yamaha Indonesia harus bisa menerima hasil mengecewakan karena menyelesaikan lomba diurutan ke-11 dan 13. Sementara pembalap U Mild U Bikers Racing Team dari Yogya M. Raka Sebastian juga harus puas berada di urutan 22 dari total lomba 13 laps dengan jarak tempuh 36.491 km.



Hasil akhir untuk dua putaran kelas bebek 115 cc ini, Ahmad Fazli Sham dari Malaysia menempati urutan pertama dengan poin 36 diikuti oleh rekan senegaranya Md Iskandar Raduan poin 29 lalu Hadi Wijaya dan Hokky Krisdianto dari Indonesia pada urutan ke-3 dan 4 dengan total poin yang sama 25. Pembalap Indonesia lain dari tim U Mild U Bikers Racing Team yaitu Kete hanya mendapat poin 16, Denny 11, Rain Doni 6, dan Anggi Permana hanya 3 poin. M Raka Sebastian berada di posisi 27 tanpa perolehan nilai. Sama halnya dengan Sigit PD dan Florianus Roy juga tidak mendapat point karena tercatat DNF di race pertama dan kedua. Para race pertama Roy jatuh karena senggolan antar motor, sementara Sigit PD mengalami kegagalan pada motornya karena permasalahan di piston.



Mengomentari pertandingan hari ini, Kete mengatakan balapan di Sirkuit Sepang kali ini memang bukan milik pembalap Indonesia. “Kita semua sudah berusaha mengantisipasi kondisi trek, ternyata motor tetap susah dikendalikan, karena trek terlalu licin. Tapi saya optimis dengan poin 16 yang didapat bisa mengejar ketinggalan di seri kedua di Jepang nanti. Kondisi trek licin ini menambah pengalaman kita agar lebih berhati-hati di seri kedepan,” tegas Kete.

Menambahkan Kete, Brand Manager U Mild Yasin Tofani Sadikin sebagai sponsor mengatakan hasil pertandingan di seri pertama ini bukanlah kegagalan, karena tim sudah maksimal mempersiapkan semua hal namun ternyata kondisi di trek membuat team harus menerima kekalahan dengan besar hati. “Banyak yang baru kali ini balapan di Sepang, bahkan mereka jarang balap di sirkuit resmi, jadi pelajaran agar mereka bisa lebih memahami karakter sirkuit di luar negeri dan untuk kedepannya lebih berhati-hati saat hujan,” tandas Tofani.

Sementara itu di kelas Supersport 600 cc, pembalap Indonesia bisa tampil lebih baik. Di race kedua Harlan Fadilah dari Petronas Sprinta Yamaha Indonesia berhasil finish terdepan dengan catatan waktu 36.56.314, diikuti Md Zamri Baba, Petronas Sprinta Yamaha Malaysia dengan waktu 37.04.284 dan Decha Kraisat dari Petronas Sprinta Yamaha Thailand di posisi ketiga dengan waktu 37.43.159. Teman satu team Harlan, Sudarmono harus puas di grid kelima, setelah Ahmad Fuad Baharudin dari Malaysia.

Hasil ini cukup mengejutkan, karena saat race pertama Supersport yang berlangsung selama 25 lap ini, podium dikuasai para pembalap Thailand. Chalempol Polamai dari Petronas Sprinta Yamaha Thailand berhasil finish pertama di race pertama dengan catatan waktu 28:21:569 dan mencatat best lap 1:07:338, diikuti Decha Kraisat, Petronas Sprinta Yamaha Thailand dengan waktu 28:21:698 serta di posisi ketiga Ahmad Fuad Baharudin, Petronas Sprinta Yamaha Malaysia dengan catatan waktu 28:22: 043.